Selasa, 16 November 2010

DATANG TIDAK DIUNDANG PULANG DIANTAR

Assalamu laikum Wr.Wb.
Buat kita yang beriman pada Allah, tentu mengetahui wajibnya mendatangi sebuah undangan,bahkan kalau tanpa alasan akan menjadi dosa.karena orang yang sudah mengundang pasti sudah menyeleksi orang yang akan diundangnya,ternyata orang yang diseleksinya tidak datang tanpa alasan yang jelas.Bahkan orang yang mengalami masa remaja tahun 70an,sering dapat undangan ulang tahun karton bergambar,yang diberi tambahan “Tiada kesan tanpa kehadiranmu” adalah kalimat popular di kalangan anak-anak waktu itu.Atau saat remaja bertuliskan “I Hope You will Come to my Birthday Party”. Entah sejak kapan kalimat ini ada dan siapa pula yang pertama kali menggunakannya di kartu undangan, tapi yang pasti sejak kecil saya hapal betul dengan kalimat ini. Bukan karena saya sering mengundang teman-teman pada hari ulang tahun saya, justru karena terlalu sering mendapat kartu undangan semacam itu.
Terus terang,saya sejak kecil tidak pernah merayakan ulang tahun,karena orang tua saya sangatlah sederhana dan tidak punya uang lebih untuk merayakan ulang tahun semacam itu,bahkan saya sering tidak datang kalau diundang,bukan karena tidak ingin datang,tapi tidak punya hadiah untuk dibawa,karena ibu saya tidak ada uang lebih untuk membelinya,kalaupun ibu ada sedikit rezeki, kado paling bagus untuk sahabat adalah kotak sabun mandi seharga kurang dari lima ratus rupiah kala itu.Selebihnya, saya memilih tidak hadir karena malu tak mampu membawa kado. Rasa malu dan merasa tak menghargai undangan membuat saya beberapa hari menghindar bertemu. Lebih malu lagi kalau ada yang bertanya, “kapan ulang tahun lo sich? Kok gak pernah dirayain?”
Tapi ada yang membuat saya lebih sedih dari rasa sedih tidak bisa menghadiri undangan ulang tahun sahabat-sahabat di masa lalu,yaitu ketika belum lama ini ada seorang sahabat yang meninggal dunia dan saya tidak hadir pada “hari istimewanya” itu,karena saya sedang di luar kota,dan baru tahu sudah terlambat.Memang rasanya tidak akan ada orang yang membuat dan menyebar kartu undangan untuk hari yang satu ini,.
Kita sering mengalami,sahabat satu persatu pergi meninggalkan kenikmatan dunia ini, mengurangi lingkaran persahabatan yang makin mengecil. Kesan mendalam dan tangis di dalam hati tak terkira saat melihat wajah teduhnya, mata terpejam yang tak pernah terbuka lagi, serta tubuhnya yang terbujur kaku. Satu sahabat pergi, yang lain menanti untuk menyusul ke tujuan akhir yang sama. Satu hal yang bisa dipastikan setiap kali sahabat-sahabat itu pergi, tak satupun yang pernah terlebih dulu memberi tahu dan mengundang sahabat lain agar menghadiri hari terakhirnya itu,apalagi dengan embel embel “Tiada kesan tanpa kehadiranmu”.Karena kematian itu mirip Jaelangkung yang “Datang tak diundang”,tapi bedanya adalah,kalau jaelangkung pulangnya tak diantar,tapi kepulangan kita menghadapNya,Insya Allah akan diantar oleh keluarga dan kerabat serta sahabat,itupun kalau kita masih di ingat, dan merasa kehilangan dengan kepergian kita.
Rasanya kita tentu akan sangat bahagia sekali memiliki sahabat-sahabat yang tidak hanya hadir pada acara bahagia, namun hadir pula di hari kita hendak berhadapan dengan Allah untuk mempertanggungjawabkan setiap detik perjalanan hidup kita di dunia.Kalaulah kita masih punya rasa bahagia,tentu kita akan bahagia sekali. mengetahui sahabat-sahabat hadir di hari itu meski tak menerima undangan sebelumnya.
Barisan jamaah yang menyolati semakin banyak tentu membuat kita semakin tegar menghadapi putusan Allah kelak, iring-iringan kaki yang melangkah menemani hingga ke tepi kubur akan sedikit mengurangi rasa takut bertemu malaikat di dalam kubur. Dan doa dari orang-orang tercinta, semoga memperlancar jalan bertatap wajah dengan Allah sebagai bagian dari kenikmatan orang-orang yang masuk surga.Selamat jalan Sahabat..Semoga kita termasuk orang yang tidak dilupakan sahabat dan kerabat saat kita menghadapNya nanti.Amin.
Wassalamu Alaikum Wr.Wb

Oleh:Tito irawan
Assalamu laikum Wr.Wb.
Buat kita yang beriman pada Allah, tentu mengetahui wajibnya mendatangi sebuah undangan,bahkan kalau tanpa alasan akan menjadi dosa.karena orang yang sudah mengundang pasti sudah menyeleksi orang yang akan diundangnya,ternyata orang yang diseleksinya tidak datang tanpa alasan yang jelas.Bahkan orang yang mengalami masa remaja tahun 70an,sering dapat undangan ulang tahun karton bergambar,yang diberi tambahan “Tiada kesan tanpa kehadiranmu” adalah kalimat popular di kalangan anak-anak waktu itu.Atau saat remaja bertuliskan “I Hope You will Come to my Birthday Party”. Entah sejak kapan kalimat ini ada dan siapa pula yang pertama kali menggunakannya di kartu undangan, tapi yang pasti sejak kecil saya hapal betul dengan kalimat ini. Bukan karena saya sering mengundang teman-teman pada hari ulang tahun saya, justru karena terlalu sering mendapat kartu undangan semacam itu.
Terus terang,saya sejak kecil tidak pernah merayakan ulang tahun,karena orang tua saya sangatlah sederhana dan tidak punya uang lebih untuk merayakan ulang tahun semacam itu,bahkan saya sering tidak datang kalau diundang,bukan karena tidak ingin datang,tapi tidak punya hadiah untuk dibawa,karena ibu saya tidak ada uang lebih untuk membelinya,kalaupun ibu ada sedikit rezeki, kado paling bagus untuk sahabat adalah kotak sabun mandi seharga kurang dari lima ratus rupiah kala itu.Selebihnya, saya memilih tidak hadir karena malu tak mampu membawa kado. Rasa malu dan merasa tak menghargai undangan membuat saya beberapa hari menghindar bertemu. Lebih malu lagi kalau ada yang bertanya, “kapan ulang tahun lo sich? Kok gak pernah dirayain?”
Tapi ada yang membuat saya lebih sedih dari rasa sedih tidak bisa menghadiri undangan ulang tahun sahabat-sahabat di masa lalu,yaitu ketika belum lama ini ada seorang sahabat yang meninggal dunia dan saya tidak hadir pada “hari istimewanya” itu,karena saya sedang di luar kota,dan baru tahu sudah terlambat.Memang rasanya tidak akan ada orang yang membuat dan menyebar kartu undangan untuk hari yang satu ini,.
Kita sering mengalami,sahabat satu persatu pergi meninggalkan kenikmatan dunia ini, mengurangi lingkaran persahabatan yang makin mengecil. Kesan mendalam dan tangis di dalam hati tak terkira saat melihat wajah teduhnya, mata terpejam yang tak pernah terbuka lagi, serta tubuhnya yang terbujur kaku. Satu sahabat pergi, yang lain menanti untuk menyusul ke tujuan akhir yang sama. Satu hal yang bisa dipastikan setiap kali sahabat-sahabat itu pergi, tak satupun yang pernah terlebih dulu memberi tahu dan mengundang sahabat lain agar menghadiri hari terakhirnya itu,apalagi dengan embel embel “Tiada kesan tanpa kehadiranmu”.Karena kematian itu mirip Jaelangkung yang “Datang tak diundang”,tapi bedanya adalah,kalau jaelangkung pulangnya tak diantar,tapi kepulangan kita menghadapNya,Insya Allah akan diantar oleh keluarga dan kerabat serta sahabat,itupun kalau kita masih di ingat, dan merasa kehilangan dengan kepergian kita.
Rasanya kita tentu akan sangat bahagia sekali memiliki sahabat-sahabat yang tidak hanya hadir pada acara bahagia, namun hadir pula di hari kita hendak berhadapan dengan Allah untuk mempertanggungjawabkan setiap detik perjalanan hidup kita di dunia.Kalaulah kita masih punya rasa bahagia,tentu kita akan bahagia sekali. mengetahui sahabat-sahabat hadir di hari itu meski tak menerima undangan sebelumnya.
Barisan jamaah yang menyolati semakin banyak tentu membuat kita semakin tegar menghadapi putusan Allah kelak, iring-iringan kaki yang melangkah menemani hingga ke tepi kubur akan sedikit mengurangi rasa takut bertemu malaikat di dalam kubur. Dan doa dari orang-orang tercinta, semoga memperlancar jalan bertatap wajah dengan Allah sebagai bagian dari kenikmatan orang-orang yang masuk surga.Selamat jalan Sahabat..Semoga kita termasuk orang yang tidak dilupakan sahabat dan kerabat saat kita menghadapNya nanti.Amin.
Wassalamu Alaikum Wr.Wb

Oleh:Tito irawan

Rabu, 03 November 2010

aaaaa

Keajaiban Allah SWT

Segala Puji Hanya Milik Allah atas tanda-tanda kebesarnya yang ada di Langit Maupun di Bumi. Daerah Labuan Aisele Desa Wahai Kecamatan Seram Utara Kaupaten Maluku Tengah daerah yang jauh di Inonesia Bagian Timur Provinsi Maluku tepatnya di kebun Bapak Ahmad Loloda (62 th) menjadi salah satu bukti dari sekian bukti yang tidak bisa kita hitung lagi atas kebesaran penciptaan. Sebuah Pohon Kelapa yang berbatang Lima membentuk tulisan “Allah”
Mengenai Saya
Foto Saya

Yari Agiesta
Assalammu'alaikum Terima kasih telah mengunjungi blogger saya.

Lihat profil lengkapku
Arsip Blog

* ▼ 2009 (1)
o ▼ April (1)
+ KEAJAIBAN SANG PENCIPTA

World Clocks
Kamis, 02 April 2009
KEAJAIBAN SANG PENCIPTA
Iseng-iseng browsing, ternyata menemukan salah satu keajaiban dunia, yang disembunyikan oleh bangsa israel॥Keajaiban itu bisa disebut The Rock (Dome of The Rock)। Batu itu adalah Batu Pijakan Nabi Muhammad SAW yang merupakan Bukti kebesaran Allah SWT। Batu tersebut terletak Di tengah-tengah Masjid Qubbah Al-Shakhrah (Dome of the Rock), dan berukuran kurang lebih 13,8 x 17 meter, batu tersebut seolah-olah tergantung di udara। Subhannallah…!!

Batu itu adalah batu bekas tempat duduk Nabi Muhammad SAW di masa beliau melaksanakan Isra Mi’raj sampai kini masih tetap melayang di udara। Konon pada saat Nabi Muhammad akan ber-mi’raj, batu tersebut ingin ikut, tetapi segera beliau menghentakan kakinya pada batu itu, maksudnya agar batu tersebut tak usah ikut। Batu gantung ajaib itu berada dalam masjid Umar (Dome of The Rock) di Lingkungan Masjidil Aqsha di Jerusalem।


Keajaiban Allah

gambar ini didapat dari kawasan hutan yang berdekatan dengan sydney।pohon ini sedang menundukkan kepala selayaknya orang sedang melakukan gerakan ruku dalam sholat आल्लाह mengarah ke mekah।



sarang lebah yang membentuk lafadz ALLAH



ini adalah pohon yang ada di jerman barat।pohon ini membentuk tulisan "LAA ILAHA ILALLAH"।pohon ini tumbuh dengan alami, tanpa dibentuk oleh tangan manusia.sampai saat ini pohon tersebut masih dijaga dan dirawat.


pohon kaktus yang bertuliskan lafadz ALLAH

sumber: http://www.mifty.tripod.com/id9.html



Hasil foto satelit memperlihatkan riak-riak gelombang Tsunami di Sri Lanka mirip tulisan kaligrafi "Allah"। (Foto: Globalsecurity।Org)






Masjid di Meulaboh, Aceh, yang berkubah warna gelap ini tampak tetap berdiri. Sejumlah bangunan di sisi-sisinya tampak tidak tersisa tersapu tsunami. (Foto: Setpres/Dudi Anung)



Bangunan untuk bersujud kepada-Nya di salah satu sudut kota Meulaboh ini tampak tetap berdiri kokoh. Bangunan di sekitarnya roboh tersapu gelombang tsunami, kecuali pohon kelapa. (Foto: Indra Shalihin)




Foto Wedhus Gembel di Gunung Merapi, Yogyakarta pada 8 Juni 2006 lalu, yang bila dilihat secara seksama membentuk lafal Allah. (Foto: Bagus Kurniawan)

Keajaiban Allah


Jilatan api ledakan pipa gas pertamina di lokasi lumpur lapindo yang diabadikan oleh Timnas Rudi Novrianti (sumber : www.detik.com)



Keajaiban Allah: Tengkorak Raksasa

Assalamualaikum…

Fren, para Sahabat, afwan. Liat artikel ini. Diposting untuk diwaspadai bahwa ini adalah HOAX, berita bohong, yang ternyata sudah 3 tahun lalu, dan banyak artikel sejenis yang saya dapatkan. Seolah tampak sungguhan.


Subhanallah, Tengkorak Raksasa

“Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu. Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan”. (QS. Al A’raf 7:69)

Assalamualaikum Wr.Wb

Subhanallah. Dari milis tetangga. Semoga dapat menambah keimanan kita. Amin. Baru-baru ini dalam kegiatan eksporasi gas digurun pasir di Arab tenggara, ditemukan sebuah tengkorak dengan ukuran yang sangat luar biasa. Wilayah gurun pasir ini disebut juga sebagai wilayah kosong atau dalam bahasa Arab â??Rab-Ul-Khaleeâ (maaf tidak dapat tercetak di huruf latin). Penemuan ini ditemukan oleh tim eksplorasi ARAMCO.

Seperti tertulis dalam Al-Quran bahwa Allah (SWT) pernah menciptakan manusia dengan ukuran yang luar biasa. Mereka adalah kaum Aad dimana Nabi Hud (AS) diutus. Mereka sangat tinggi, besar dan kuat sebagaimana mereka mampu menumbangkan batang pohon hanya dengan menggunakan tangan. Kaum Aad kemudian membangkang perintah Allah (SWT) dan nabi dan mereka melanggar batas-batas yang telah digariskan Allah (SWT). Mereka kemudian dimusnahkan.

Orang-orang Saudia Arabia percaya bahwa tengkorak tersebut berasal dari kaum Aad.

Pihak kemiliteran Saudi Arabia menutup seluruh wilayah tsb dan tidak mengizinkan seorangpun memasukinya kecuali pihak ARAMCO. Berita ini disimpan secara rahasia tetapi sebuah helicopter militer mengambil beberapa gambar dari udara dan kemudian salah satu gambar tsb bocor ke internet di Saudi Arabia.

Perhatikan gambar tsb dan bandingkan ukuran dua lelaki yang sedang berdiri dengan ukuran tengkorak tsb.

Wassalam.

KEAJAIBAN PENCIPTAAN POHON KELAPA

http://elearning.darussalam.ac.id/file.php/1/Pohon_Kelapa_Berbentuk_Nama_Allah_2.jpg http://elearning.darussalam.ac.id/file.php/1/Pohon_Kelapa_Berbentuk_Nama_Allah_1.jpg

Segala Puji Hanya Milik Allah atas tanda-tanda kebesarnya yang ada di Langit Maupun di Bumi। Daerah Labuan Aisele Desa Wahai Kecamatan Seram Utara Kaupaten Maluku तेंगाह daerah yang jauh di Inonesia Bagian Timur Provinsi Maluku tepatnya di kebun Bapak Ahmad Loloda (62 th) menjadi salah satu bukti dari sekian bukti yang tidak bisa kita hitung lagi atas kebesaran penciptaan। Sebuah Pohon Kelapa yang berbatang Lima membentuk tulisan “Allah”। Maha Besar Allah atas segala penciptaanya। Gambar ini kami dapatkan dari Bapak Djumadi Waly (Ka KUA) Wahai Kecamatan Seram Utara yang diabadikan melalui HandPhone miliknya। Keunikan lain dari Pohon kelapa tersebut adalah setiap batang dari kelima batangnya memiliki buah dengan rasa yang berbeda।